Keluarga Membenarkan Mayat di Bendungan Sengguruh Adalah Roland Sumarna

Keluarga Membenarkan Mayat di Bendungan Sengguruh Adalah Roland Sumarna

MALANG – Pencarian korban longsor di Kelurahan Bunul, (18/1), Roland Sumarna (40)d berakhir pada hari Rabu, (20/1) dengan ditemukannya tubuh korban di Bendungan Sengguruh, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Berdasarkan hasil laporan tim pencarian, korban ditemukan pukul 06.00 WIB dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Korban telah dinyatakan hilang pada Senin, (18/1) lalu dan didugan terbawa arus Sungai Bango yang terhubung dengan Sungai Berantas saat kejadian lonsor.

“Korban ditemukan di Waduk Bendungan Sengguruh pada pukul 6 pagi, berdasarkan laporan yang saya terima,” ungkap Ahmad Haryono, sepupu korban yang datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi dan memastikan identitas korban.

Jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat RS Saiful Anwar, Kota Malang untuk dilakukan autopsi. Setelah dari rumah sakit korban akan dibawa ke Musala di lingkungan rumah korban di Jalan Sadang untuk dishalati dan kemudian langsung dimakasmkan di TPU Sukun.

Keluarga yang datang untuk menjemput jenazah korban, juga menyampaikan bahwa yang ditemukan itu adalah keluarganya.

“Kami yakin itu keluarga kami Almarhum Roland Sumarna, karena ada tanda yang sangat kami kenali yaitu tompel di bagian leher sebelah kiri,” ungkap sepupu dari korban tersebut.

Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf untuk semua pihak yang mengenal korban atas apa yang dilakukan semasa hidupnya. Selain itu dirinya juga menyampaikan bahwa korban sempat aktif diberbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Kami mewakili almarhum memohon maaf atas kesalahan yang dilakukan saudara kami semasa hidup, beliau yang juga aktif dalam kegiatan sosial, jadi sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya,” pungkasnya.

source : https://newmalangpos.id/berita-utama/keluarga-membenarkan-mayat-di-bendungan-sengguruh-adalah-roland-sumarna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Hubungi kami via WhatsApp.